Sunday, April 30, 2006

Manfaat Tenaga Dalam Dalam Kehidupan


Dalam era modern ini banyak diantara manusia mulai mencermati dan akhirnya mendalami tenaga dalam. Hanya saja, tidak sedikit yang tidak bisa membedakan keduanya. Ditambah lagi ketika mempelajarinya, ‘tersesat’menuju kemusyrikan karena disadari atau tidak kekuatan tenaga metafisika yang didapatkannya ternyata dibantu oleh bangsa jin atau ilbis.

Padahal tenaga dalam itu sebenarnya tenaga murni terdapat dalam diri manusia sendiri, sedangkan tenaga metafisika yang murni berada diluar tubuh manusia, disebut AURA.

Masalah yang muncul setidaknya ada dua hal:
Pertama : teknik menpelajarinya.
Kedua : missinya islami atau tidak.

Dalam tulisan ini diupayakan untuk menpersatukan persepsi terhadap makna maupun manfaat dari tenaga dalam tersebut. Sehingga dengan demikian kerancuan yang terjadi dapat terhindarkan, untuk kemudian dengan sadar, yang berkepentingan akan melangkah dengan lebih mantap dalam memanfaatkan energi tersebut sesuai dengan cita – cita kehidupannya.

Karunia pontensi energi yang dilimpahkan Allah kepada manusia, sebagai makluh yang dilebihkan dengan kelebihan yang sempurna dari maklih lainnya, tidak lepas dari firman Allah di Al Qurán mengenai kesempurnaan manusia diatas makluh – makluh lainnya di surat Al Israa ayat 70:
“dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik – baik dan kami lebihkan mereka di atas banyak makluh yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna ”

ternyata firman Allah yang dikutip dari Al Qurán diatas merupakan penghargaan dari Allah untuk manusia. Bentuk sebaik-baik dari diri manusia diatas makluh – makluh lainnya, mungkin beberapa aspek yang manusia miliki namun tidak dimiliki makluh lainnya. Baik struktur lahir atau bathin. Sebaik – baikbya bentuk manusia diatas makluh – makluh lainnya dijelaskan Allah di surat At Tin ayat 4:
“”Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”

ternyata diantaranya, diberikan kemanpuan untuk dapat mengembangkan energi cadangan yang ada dan bersumber di dalam tubuh setiap manusia yang kemudian disebut sebagai tenaga dalam. Akan bermanfaat bagi kemaslahatan sesama ummat manusia, dan hubungan harmonis dengan alam semesta, sesuai dengan tugasnya sebagai Khalifah dimuka bumi.

Tenaga dalam adalah tenaga yang murni terdapat di dalam cadangan energi tubuh kita. Menurut ilmu faal tubuh, manusia memiliki unsure kimia tubuh yang disebut dengan Adenosin TryPhosfat yang dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh. Energi yang dihasilkan oleh Adenosin TryPhosfat tersebut sangat melimpah ruah, malah dalam kondisi kejiwaan tertentu. Energi yang dihasilkan oleh Adenosin Try Phosfat (ATP) sehari-hari, akan berupa panas tubuh, membantu lancarnya penyaluran adrenalin, menghidupkan kimia tubuh untuk membentuk kekebalan tubuh, menghidupkan semua aktifitas organ dalam tubuh kita.

Jenis energi hasil Adenosin TryPhosfat (ATP) terdiri dari energi panas dan energi dingin. Dalam keadaan normal, dua energi ini dapat bangkit secara bersamaan apabila seseorang kemasukan virus dengan kata lain orang dalam keadaan sakit yang disebabkan oleh kumam. Tubuh membentuk semacam kondisi untuk menbunuh penyakit yaitu dengan jalan mengacak suhu tubuh, kadang panas, kadang dingin atau yang kita kenal sebagai panas-dingin. Sebenarnya itu adalah mekanisme tubuh untuk melawan penyakit dengan menpergunakan energi cadangan atau tenaga dalam secara otomatis. Bila kita minun obat, maka obat hanya berfungsi untuk merangsang kekebalan tubuh, agar cepat bereaksi. Tubuh sendirilah yang sebenarnya bekerja menperbaiki diri.

Jika jumlah sel dalam tubuh kita mencapai triliun sel, dapat dibayangkan betapa besar pontesi energi cadangan yang tersimpan di dalam tubuh kita. Sungguh sangat menakjubkan dan merupaksn suatu jumlah yang luar biasa. Akan memberikan manfaat yang sangat banyak dalam kehidupan praktis, maupun bila kita kaji secara teoritis untuk kemajuan ilmu.

Tenaga dalam ini, dapat dibangkitkan dan disalurkan dengan metoda latihan yang tepat. Tenaga dalam atau energi cadangan ini apabila disalurkan akan membentuk getaran – getaran hangat dan dingin sesuai cara latihannya, yang tersalur pada otot – otot tubuh dan pembuluh darah. Energi inilah yang digunakan oleh kalangan dunia persilatan untuk meningkatkan mutu silat dan kalangan pengobatan tradisional untuk meningkatkan mutu pengobatannya.

Dengan demikian, manusia pada dasarnya telah dikarunia Allah suatu kemanpuan untuk dapat melakukan transformasi energi dengan wujud jenis energi lain, sesuai dengan kehendak yang kita inginkan sesuai dengan sunatullah-Nya, kemanpuan ini bisa kita manfaatkan untuk diri sendiri dan orang lain.

Jadi dapat kita bayangkan, apabila kita dapat membangkitkan seluruh energi cadangan itu, kita akan dapat mengubah tubuh kita, transformasi energi, menjadi energi yang dapat dilakukan apapun yang diprogam oleh pikiran kita, sebagai contoh: ada orang vyang dalan keadaan tidur berjalan dapat menembus tembok. Meningkatkan IQ secara dratis, ketangkasan dan kecepatan gerak menjadi luar biasa, menghancurkan benda – benda keras, kekebalan tubuh meningkat puluhan kali lipat, proses penyembuhan luka menjadi sangat cepat, dapat menbantu penyembuhan berbagai penyakit pada diri sendiri dan orang lain.

Dengan kemanpuan kita membangkitkan dan menyalurkan energi cadangan dari dalam tubuh kita sendiri. Akan memberikan nilai tambah yang sangat berarti dalam mewujudkan fungsi social kemasyaratan yang positif, kemanpuan itu sendiri adalah manisfestasi dari karunia Allah Azza Wa Jalla yang diberikan-Nya kepada manusia yang dikehendaki-Nya dengan ridha-Nya. Allah menjelaskannya dalam surat 10 ayat 107:
“”
nilai kemanpuan ini ada yang dapat diturunkan atau dapat dipelajari, sehingga dampak positipnya dapat terus berkembang sesuai dengab nisinya. Namun adapula yang hanya dimilikinya sendiri, tanpa manpu dikembangkan diluar kehendaknya sendiri, tapi tetap bermanfaat bagi masyarakat sekitar sekalipun terbatas dan kemudian menghilang.

Adapun manfaat tenaga dalam yang dapat dibangkitkan dari energi cadangan tubuh dapat dikelompokan didalam meningkatkan:
Kondisi dan kemanpuan fisik:
Daya tahan tubuh, melipatgandakan tenaga, menambah ketajaman panca indera, membangkitkaan indera ke enam, ilmu meringankan tubuh.
v Kondisi mental:
Mempertebal percaya diri, memperkuat memori otak, dapat merangsang daya kerja otak agar bisa menampung memori lebih cepat dan tahan lama.
v Fungsi hubungan social:
Dapat meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit dan membantu pengobatan.
v Ilmu pengetahuan dan teknologi:
Membuka cakrawala kejadian tentang energi yang telah ‘diketahui’’ sebagai formulasi dari persamaan E = mC2, dimana C adalah kecepatan cahaya – teori relativis Einstein sebagai penemuan dari Teori Fisika modern yang sampai saat ini terus dikembangkan melalui teori Fisika Quamtum yang tidak bisa dipisahkan dari fenomena Quantum Electrodynamics (QED), yaitu terdapat interaksi cahaya dan materi (foton) dengan ketepatan yang luar biasa.

Fenomena ini terus dikembangkan oleh para fisikawan quamtum yang kemudian pada tahun 1982 dengan percobaan Alain Aspect di Paris menemukan fenomena sebagai berikut:
1. Energi tidak hilang oleh jarak.
2. Bisa terhadi seketika (lebih cepat dari kecepatan cahaya)
3. Bisa menghubungkanb lokasi – lokasi tanpa melintasi ruang.

Kerbehasilan dari aplikasi praktis tenaga dalam yang bisa dimanfaatkan secara optimal dalam kehidupan sehari – hari, memunculkan berbagai macam manfaat yang bisa kita dapatkan, misalnya:
v Media pencegahan penyakit.
Dengan peningkatan energi yang diperoleh dari hasil latihan tenaga dalam maka proses regenerasi sel yang rusak ataupun menghidupkan sel-sel yang masih tidur bisa ditingkatkan. Begitu pun system kekebalan tubuh akan meningkat dratis. Hasilnya akan sangat sulit bagi tubuh kita untuk terkena penyakit.
v Mengobati penyakit dalam tubuh.
Energi yang besar hasil latihan tenaga dalam secara otomatis meningkatkan kemanpuan system tubuh, untuk membunuh virus atau bakteri yang merusak seligus meregenerasi kerusakan yang timbul.
v Peningkatan kemanpuan fisik.
Tubuh yang lemah disebabkan kekurangan energi. Tenaga dashyat dapat membuat tubuh menjadi bertenaga dan kuat sekali, bahkan terhadap benturan apapun. Dengan energi yang lebih, sel-sel tubuh akan menjadi makin padat dan searah, sehingga tubuh menjadi sangat a lot. Maka wajar, apabila orang memiliki tenaga dalam besar, tubuhnya akan kebal terhadap berbagai macam jenis senjata, benturan, penyakit dan segala macam gangguan medis dan non medis.
v Keseimbangan tubuh dan pikiran.
Koordinasi atau kerjasama yang baik antara tubuh dan pikiran di antaranya bisa diperoleh ketika kondisi otak benar – benar baik. Dengan tenaga dalam kita bisa menyalurin sel-sel yang tidur dan meningkatkan kerja otak dalam mengontrol tubuh.
v Peningkatan kepekaan dan pengendalian diri.
Konon dengan energi yang besar, kimia tubuh kita akan berfungsi secara harmonis sehingga ketenangan dan pengendalian diri ketika menyikapi sesuatu akan sesuai dengan kadarnya. Dengan hidupnya sel-sel otak, kemanpuan IQ, EQ dan SQ kita akan meningkat sehingga kita menjadi peka terhadap orang lain dan lingkungan sekitar. Disaat yang sama, kemanpuan ini bisa dimanfaatkan untuk berpikir merenungkan ciptaan Allah untuk menghasilkan manfaat besar.

Konsep Tenaga Dalam Sebagai Energy Sel

Pengertian Tenaga Dalam (TD) adalah ENERGY yang dipergunakan tubuh manusia untuk hidup. Ini adalah definisi tenaga dalam yang sebenarnya, yang mungkin berbeda dengan banyak pengertian dari TD yang dikenal masyarakat.

Karena TD adalah energy yang dipergunakan semua tubuh manusia termasuk Rasulullah SAW dan para Nabi yang lain (tanpa energy, tubuh manusia tidak akan bisa hidup !), maka mempergunakan dan melatih energy tubuh adalah suatu hal yang baik dan HALAL menurut agama Islam.

Oleh karena itu, jika ada yang mengharamkan untuk mempergunakan dan melatih energy tubuh ini, maka orang yang bilang tenaga dalam (energy tubuh) itu haram, dia sendiri setiap detik dalam hidupnya menggunakan hal yang dibilangnya haram ini untuk menghidupi tubuhnya sehari-hari.

SUMBER ENERGY TUBUH

Tubuh manusia terdiri dari sekitar 100 trilyun sel yang menyusun tubuhnya. Manusia membutuhkan energy untuk:

1. Menghidupi seluruh fungsi tubuh (bernapas, membuat jantung berdenyut, menjaga tubuh tetap hangat dll);

2. Gerak aktif – kontraksi otot;

3. Tumbuh berkembang dan memperbaiki jaringan rusak dengan yang baru.

Energy tubuh manusia diproduksi dalam setiap sel tubuhnya, dan bagian sel yang khusus mempunyai tugas untuk memproduksi energy adalah Mitochondria (organel berongga berbentuk bulat lonjong, selaputnya terdiri dari 2 lapis membran, membran dalam bertonjolan kedalam rongga (matriks), dan mengandung banyak enzim pernapasan, rongga berisi cairan lebih kental sedikit dari sitosol).

Mitochondria ini semiotonom karena 40% kebutuhan protein dan enzimnya dihasilkan sendiri oleh gennya (mitochondria adalah salah-satu bagian sel yang punya DNA sendiri), selebihnya dihasilkan gen di nuleus (inti sel). Mitochondria (pabrik energy sel) memproduksi kimia tubuh bernama ATP (Adenosin Tri Phosphat), energy hasil reaksi dari ATP inilah yang menjadi sumber energy bagi tubuh manusia. Energy diproduksi, sebagian besar dalam bentuk hawa panas (heat).

Karena ATP sendiri ada diseluruh sel tubuh, sehingga sumber energy tubuh ini tersebar merata DISELURUH tubuh manusia dan tidak terbatas pada satu bagian tubuh saja, karena setiap sel tubuh membutuhkan energy. Sedangkan istilah yoga ‘Cakra’ (tempat-tempat sumber energy tertentu di tubuh seperti di tengah dahi, ulu hati, perut, kelamin, dll) sebenarnya kurang tepat, karena jelas sumber energy tubuh ada di seluruh sel yang tersebar merata diseluruh bagian tubuh.

Tapi memang karena proses metabolisme tubuh yang lebih banyak terasa di sekitar badan maka banyak orang menyangka sumber energy ada di uluhati atau di bawah perut (tantien kata orang cina / kundalini kata orang india), karena energy yang mereka sering rasakan berada didaerah tersebut, padahal sumber energy tubuh ini tersebar merata diseluruh tubuh manusia. Hal ini akan terasa jelas kalau energy kita sudah besar.

PROSES ENERGY TUBUH

ATP is Energy ! untuk semua otot-otot kita, sebenarnya juga untuk semua sel dalam tubuh kita, sumber dari energy yang menghidupi semuanya dinamakan ATP. Adenosine Triphosphate (ATP) adalah cara biokimia untuk menyimpan dan menggunakan energy. Keseluruhan reaksi yang menyebabkan ATP menjadi energy sebenarnya sedikit rumit, tapi secara singkat dapat dijelaskan demikian:

1. Secara kimiawi, ATP adalah ikatan senyawa Adenine Nucleotide kepada tiga Phosphates (A-P-P-P).

2. Disana terdapat banyak energy tersimpan dalam ikatan antara group-group phosphate kedua dan ketiga yang bisa digunakan untuk mem’bahan bakari’ reaksi kimia.

3. Ketika sel membutuhkan energy, sel akan memecahkan ikatan ATP ini dengan bantuan enzim ATPase untuk membentuk Adenosine Diphosphate / ADP (A-P-P), molekul phosphate bebas dan menghasilkan energy (ATP --> ADP + P + Energy). Energy yang dihasilkan setiap 1ATP diperkirakan sekitar 10 kcal / mol.

4. Di beberapa kejadian, group phosphate kedua dapat juga pecah lagi membentuk Adenosine Monophosphate / AMP (A-P).

5. Ketika sel telah kelebihan energy, kelebihan energy ini akan disimpan dengan membentuk ATP dari ADP dan phosphate (ADP + P --> ATP).

ATP dibutuhkan untuk reaksi biokimia yang dilibatkan dalam setiap kontraksi otot. Semakin kerja otot meningkat, semakin ATP dikonsumsi dan harus diganti supaya otot bisa tetap bekerja. Karena ATP sangat penting bagi tubuh, tubuh mempunyai beberapa system yang berbeda untuk membentuk ATP. System-system ini bekerja bersama-sama dalam beberapa tahapan. ATP didapat dari tiga system biokimia berbeda didalam otot, dengan urutan demikian:

1. phosphagen system

2. glycogen-lactic acid system

3. aerobic respiration

4. Phosphagen System

Sel otot mempunyai beberapa jumlah ATP yang mengambang didalamnya, yang dapat digunakan seketika, tapi tidak terlalu banyak, hanya cukup bertahan untuk sekitar tiga detik saja. Untuk mengisi lagi level ATP dengan cepat, sel-sel otot mengandung senyawa phosphate berenergy tinggi yang dinamakan Creatine Phosphate.

Group phosphate lalu diambil dari creatine phosphate oleh enzim yang dinamakan Creatine Kinase, dan ditransfer ke ADP untuk membentuk ATP. Sel mengubah ATP menjadi ADP, dan phosphagen dengan cepat mengubah ADP kembali jadi ATP.

Seiring dengan otot terus bekerja, tingkat creatine phosphate mulai berkurang. Secara bersama-sama tingkat ATP dan creatine phosphate dinamakan phosphagen system. Phosphagen system dapat mensupply energy yang dibutuhkan untuk kerja otot dalam tingkat rata-rata yang tinggi tapi hanya untuk 8 sampai 10 detik.

Glycogen-Lactic Acid System (Anaerobic Respiration)

Otot-otot juga mempunyai cadangan besar carbohydrate yang kompleks yang dinamakan Glycogen. Glycogen adalah rantai molekul glucose. Sel membelah glycogen jadi Glucose. Kemudian sel menggunakan metabolisme anaerobic (anaerobic artinya "tanpa oxygen") untuk membuat ATP dan produk lain yaitu Lactic Acid dari glucose. Sekitar 12 reaksi-reaksi kimia dilibatkan untuk membuat ATP didalam proses ini, sehingga akan mensupply ATP di tingkat yang lebih lambat dari system phosphagen.

System dapat tetap bekerja dengan cepat dan memproduksi ATP yang cukup bertahan selama sekitar 90 detik. System ini tidak membutuhkan oxygen, dimana hal ini mudah karena menyebabkan jantung dan paru-paru selama beberapa waktu bekerja bersama-sama. Ini mudah juga karena kontraksi otot yang cepat akan meremas / menekan pembuluh darahnya, sehingga menghabiskan darah yang sangat kaya oxygen. Ada batasan pasti untuk pernapasan anerobic respiration karena lactic acid. Acid (asam) inilah yang menyebabkan otot kita sakit. Lactic acid terbuat dijaringan otot dan menyebabkan kelelahan dan rasa sakit yang kita rasakan di otot yang bekerja.

Aerobic Respiration

Dalam dua menit latihan, tubuh merespon untuk mensupply otot yang bekerja dengan oxygen. Ketika oxygen hadir, glucose dapat memecah seluruhnya menjadi carbon dioxide dan air dalam proses yang dinamakan aerobic respiration (aerobic artinya "dengan oxygen"). Glucose didapat dari tiga tempat yang berbeda:

1. supply-supply glycogen yang tersisa dalam otot

2. pemecahan glycogen dalam hati (liver) menjadi glucose, yang didapat otot yang bekerja dari jalan darah

3. penyerapan glucose dari makanan dalam usus, yang didapat otot yang bekerja dari jalan darah

Aerobic respiration juga dapat menggunakan fatty acids (asam lemak) dari cadangan lemak dalam otot dan tubuh untuk memproduksi ATP. Didalam beberapa kasus yang extreme (seperti kelaparan), protein-protein juga dapat dipecahkan menjadi amino acids (asam amino) dan digunakan untuk membuat ATP.

Pertama kali Aerobic respiration akan menggunakan carbohydrates, kemudian lemak-lemak dan akhirnya protein-protein, jika dibutuhkan. Aerobic respiration bahkan memembutuhkan lebih banyak reaksi-reaksi kimia untuk memproduksi ATP dari kedua system-system diatas.

Aerobic respiration memproduksi ATP ditingkat yang paling lambat dari ketiga system-system, tapi ini dapat berlanjut untuk mensupply ATP untuk beberapa jam atau lebih, begitu lama sampai supply bahan bakar habis. Jadi bayangkan ketika kita mulai berlari, berikut tahapan system yang akan terjadi ditubuh:

1. Sel-sel otot membakar ATP mengambang yang dipunyai sekitar 3 detik.

2. System phosphagen bereaksi dan mensupply energy untuk 8 sampai 10 detik. Ini akan menjadi system energy yang utama yang digunakan otot-otot sprinter (pelari cepat) 100 meter atau weight lifter (atlet angkat besi), yang akselerasinya sangat cepat, ketika latihan dengan durasi waktu yang pendek terjadi.

3. Jika latihan berlanjut lebih lama, kemudian system glycogen-lactic acid yang akan bereaksi. Ini akan nyata bagi latihan jarak pendek (short-distance) seperti lari 200 / 400 meter atau berenang 100 meter.

4. Akhirnya, jika latihan terus berlanjut, lalu system aerobic respiration akan mengambil alih. Ini akan terjadi di peristiwa-peristiwa yang membutuhkan stamina / ketahanan tubuh seperti lari 800-meter, lari marathon, mendayung, ski lintas alam dan skating jarak jauh.

5. Ketika anda mulai melihat lebih dekat bagaimana tubuh manusia bekerja, tubuh adalah sebuah ‘mesin’ yang sangat menakjubkan !

Pengukuran energy

Energy dapat diukur dalam joules atau calories. 1 Joule (J) diartikan besar energy yang digunakan ketika 1 kilogram (kg) materi digerakkan sejauh 1 meter (m) dengan daya kekuatan sebesar 1 Newton (N). 1 Calorie (cal) diartikan besar energy yang dibutuhkan untuk menaikan temperature 1 gram air dari 14.5 ke 15.5ºC. 1 calorie equivalent dengan 4.184 joules.

Besar energy yang dibutuhkan orang berbeda-beda dan bergantung pada basal metabolic rate (BMR) level aktivitas dan berat tubuh mereka. Basal metabolic rate artinya tingkat energy yang digunakan seseorang untuk menjaga fungsi-fungsi dasar tubuhnya, misal orang dewasa akan menggunakan sekitar 4.6 kJ (1.1 kcal) setiap menit. BMR is diukur ketika seseorang beristirahat penuh dan bervariasi. Bayi dan anak muda punya BMR tinggi yang proposional dengan ukuran mereka dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Laki-laki biasanya punya BMR lebih tinggi dari perempuan karena laki-laki cenderung punya lebih banyak otot. Orang dewasa biasanya punya BMR lebih rendah dari yang muda karena jumlah ototnya cenderung berkurang seiring usia. The BMR dihitung dalam rata-rata untuk tiga perempat kebutuhan energy seseorang.

Total jumlah energy yang dibutuhkan seseorang tergantung pada level aktivitas dan berat badannya. Semakin aktif dan semakin berat mereka, semakin banyak energy yang mereka perlukan. Table dibawah menunjukkan contoh besar energy yang digunakan seseorang berusia 25 tahun dengan berat tubuh 65 kg dalam beberapa aktivitas.

Aktivitas sehari-hari Pengeluaran energy rata-rata

KJ/min Kcal/min

Duduk 6 1.4

Berdiri 7 1.7

Mencuci, memakai pakaian 15 3.5

Berjalan pelan 13 3

Berjalan cukup cepat 21 5

Berjalan naik tangga 38 9

Bekerja Ringan (aktivitas sehari-hari, golf) 10-20 2.5-4.9

Bekerja Menengah (tennis, jogging) 21-30 5.0-7.4

Bekerja Berat (lari lintas alam, sepakbola) >30 >7.5

MELATIH ENERGY TUBUH

Inti dari cara melatih energy tubuh ada 3 bagian, yaitu:

1. Pembangkitan / memproduksi energy

2. Penyaluran / menggerakan energy

3. Penyimpanan & pengendapan energy

PEMBANGKITAN / MEMPRODUKSI ENERGY TUBUH

Bagi manusia umumnya energy yang dipakai untuk keperluan sehari dalam hidupnya cuma sekitar 2,5% dari besar energy yang tersimpan dalam tubuhnya. Kelebihan cadangan energy tubuh yang 72,5% itu disebut orang dengan istilah tenaga dalam, dan istilah yang digunakan orang untuk energy ini berbeda-beda walau maksudnya sama, misal: orang cina (kungfu) menyebutnya ‘Chi’, orang jepang (jujitsu, aikido, dll) menyebutnya ‘Khi / Reiki’, orang India (yoga) menyebutnya ‘Prana / Kundalini’, dll.

Spontaneous Human Combustion

Salah satu bukti dari potensi cadangan energy tubuh manusia yang luar biasa besarnya adalah banyaknya terjadi kasus “Spontaneous Human Combustion” (SHC). Kasus SHC sendiri sangat banyak terjadi dan sudah berlangsung lama sekali (dalam 300 tahun terakhir saja ada 200 laporan yang tercatat).

SHC adalah terjadinya tubuh manusia tiba2 meledak terbakar hebat sehingga tubuhnya habis tanpa sisa, sedangkan penyebab faktor pemicunya tidak diketahui (tidak ditemukan pemicu seperti bahan bakar, bensin, korek api, dll) dan diduga pemicunya ada dalam tubuh manusia itu sendiri.

Ini terjadi karena tubuh manusia sendiri bisa disebut “Bom Nuklir Hidup” karena ketika ATP-ATP manusia yang menjadi sumber energy tubuh manusia, suatu ketika terpicu dan bereaksi tidak terkendali dan menyebabkan reaksi berantai ditingkat molekul sehingga seluruh ATP bereaksi mengeluarkan energy dasyat dan meledakkan tubuhnya sendiri.

Dan energy yang dihasilkan tubuh manusia ini sangat luar biasa, tidak kalah dari energy yang dihasilkan fusi (penyatuan) / fisi (pembelahan) atom2 uranium / plutonium bom nuklir. Bayangkan tubuh manusia yang meledak ini sampai habis tidak ada sisa dan cuma meninggalkan sedikit abu / arang, padahal tubuh manusia sendiri sebagian besar (60%) terdiri dari cairan sehingga sulit dibakar.

Hal ini mengindikasikan bahwa suhu yang dihasilkan lebih dari 1700 derajat Celsius(mungkin besipun akan meleleh dalam beberapa menit saja) dan proses terjadinya sangat cepat, cuma beberapa menit saja. Bandingkan dengan pembakaran mayat di crematorium yang cuma bersuhu 1300 derajat Celsius) saja dan membutuhkan waktu sampai lebih dari 3 jam untuk membakar tubuh manusia dan masih meninggalkan sisa tulang.

Dan anehnya SHC tidak merusak / membakar sekelilingnya (seperti koran disebelah atau TV didepannya masih utuh), bahkan salah satu korban yang selamat bilang bahwa ia tidak merasa panas, sakit atau melihat api, ia cuma lihat asap saja dan tahu-tahu tubuhnya sudah terbakar.

Cadangan energy tubuh manusia yang sangat besar ini bisa dilatih untuk dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk banyak hal. Untuk bisa digunakan energy cadangan ini harus terlebih dahulu dibangkitkan (ATP direaksikan supaya bisa menghasilkan energy).

Yang menjadi pertanyaan sekarang kenapa cadangan energy tubuh yang sangat besar ini tak bisa digunakan dengan leluasa (kecuali dalam keadaan tertentu dan sifatnya pun sementara) ? untuk mengetahui jawabannya kita akan membahas 4 hal yang berkaitan dengan pembangkitan cadangan energy tubuh yaitu:

1. Optimalisasi oksigen (O2)

2. Pengejangan tubuh (otot)

3. Posisi / gerak tubuh (jurus)

4. Penguasaan otak ke energy (konsentrasi)

OPTIMALISASI OKSIGEN (O2)

Jika O2 yang disupply dari paru2 dan dialirkan dalam darah bereaksi dengan ATP akan memecah jadi ADP dan melepas energy sebagai hasil reaksi. Hal inilah yang dimamfaatkan kalangan persilatan untuk menghasilkan energy tubuh yang lebih banyak dari yang normal.

Caranya adalah dengan mengoptimalkan / memaksimumkan daya reaksi O2 dengan ATP supaya reaksi ini bisa menghasilkan energy yang lebih banyak dari yang normal. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan mengurangi pasokan O2 dari jumlah kapasitas yang biasanya, sehingga akan memacu kerja ATP dan protein2 yang terlibat untuk memproduksi energy yang lebih banyak.

Perumpamaannya seperti seorang karyawan yang dikurangi gajinya oleh atasannya, sehingga gaji yang diperoleh tidak akan cukup untuk membiayai diri dan keluarganya, sehingga ia akan bekerja lebih keras lagi (kerja lembur, kerja sampingan, dll) sehingga ia bisa mendapat uang yang sama atau bahkan lebih banyak dari besar gajinya semula, akibatnya pun uang dihasilkan bisa lebih banyak dari semula.

Begitupula dengan ATP, dengan menahan napas selama beberapa waktu sehingga ketika dalam keadaan menahan napas, tubuh kekurangan O2 (dari kuantitas yang normal) dan karena kekurangan O2 inilah ATP akan dipaksa untuk bekerja lebih keras / terurai lebih banyak lagi sehingga energy yang dihasilkan jadi lebih banyak.

Makanya pernapasan tenaga dalam yang asli selalu ada tahan napasnya, karena inti dari latihan pernapasan ada di TAHAN / PENGURANGAN napasnya, kalau tidak ada penahan napas / pengurangan napas, maka tidak ada bedanya dengan napas biasa (normal). Atau bisa juga dengan cara pengaturan napas seperti lama napas, tahan dan buang diatur dengan lama tertentu atau dengan variasi lainnya.

PENGEJANGAN TUBUH

Didalam melatih energy tubuh, tubuh juga perlu untuk di kejangkan (otot dikontraksikan), karena dengan pengejangan otot, kerja otot semakin kuat, sehingga tubuh akan membutuhkan energy semakin banyak (karena energy yang ada tidak cukup), dan ini akan memacu sel mereaksikan ATP lebih kuat sehingga energy yang dihasilkan juga akan lebih banyak. Pengejangan juga berfungsi untuk menyerap dan menarik ATP lainnya untuk ikut terurai jadi energy.

POSISI DAN GERAK TUBUH (JURUS)

Posisi diam dan gerak tubuh juga mempengaruhi banyaknya energy yang dihasilkan tubuh kita. Semakin sulit posisi diam dan gerak tubuh yang kita lakukan, kontraksi otot akan semakin kuat, tubuh akan membutuhkan energy yang semakin banyak (karena energy yang ada tidak cukup) untuk melakukan dan mempertahankan posisi diam atau geraknya dan ini akan memacu sel-sel tubuh bereaksi lebih cepat dan lebih kuat dalam mengurai ATP jadi energy lebih banyak. Makanya kalau kita lihat jurus TD yang bagus biasanya suka aneh dan sulit posisinya, karena dengan demikian tubuh akan dipaksa membutuhkan energy semakin banyak dari keadaan normal.

1. Posisi diam

Tubuh tidak bergerak tapi dalam keadaan diam (statis), ditambah dengan pengaturan napas dan pengejangan, di HI contohnya adalah push-up ½ / ¼ atau jurus penyeimbang. Salah satu kegunaan dari posisi diam ini adalah bagi para pemula untuk bisa lebih mudah merasakan dan menggerakan hawa panas ditubuh, karena tidak terganggu konsentrasi pikirannya dengan gerakan.

2. Gerak jurus

Tubuh bergerak ditambah dengan pengaturan napas dan pengejangan, di HI contohnya adalah jurus air dan angin. Salah satu kegunaan dari gerak jurus, adalah untuk membiasakan diri untuk menyalurkan energy dengan cepat ke bagian tubuh yang diinginkan terutama untuk keperluan tarung (dimana dibutuhkan akselerasi energy yang cepat ditubuh)

Soal lebih bagus mana kita berlatih TD dengan posisi diam atau bergerak, sebetulnya yang penting adalah bagaimana caranya agar ‘memaksa’ tubuh membutuhkan energy lebih banyak dari keadaan normal, sehingga sel akan mengurai ATP lebih banyak lagi. Dan bisa menyalurkan energy dengan lebih merata tersebar di seluruh tubuh.

Ini sebenarnya proses kegunaan dari jurus TD, kebanyakan orang cuma asal melakukan saja tanpa tahu manfaat dari yang dilakukannya, jadi kemajuan latihannya sangat lambat. Jadi posisi apapun sebetulnya yang penting adalah bagaimana agar tubuh bisa membutuhkan energy semakin banyak dan konsentrasipun sangat penting dalam melakukannya.

PENGUASAAN OTAK KE ENERGY

Seperti telah dijelaskan diatas, tanpa direaksikan dengan O2 pun, ATP bisa menghasilkan energy, dengan cara penguasaan otak keenergy (konsentrasi). Seperti kita ketahui otak merupakan “komandan tertinggi” dari seluruh tubuh dan setiap metabolisme sel tubuh selalu dimulai dari otak.

Otak manusia yang terdiri dari 100 trilyun sel otak (Neuron). Neuron mempunyai fungsi untuk menerima, memproses, menyampaikan pesan perintah keseluruh tubuh yang mengendalikan fungsi bicara, visual, gerakan otot, pikiran, emosi, dan kerja semua organ tubuh dengan sinyal elektrokimia. Neuron mempunyai sifat dan bagian yang sama dengan sel tubuh lain, tapi aspek elektrokimianya membuat mereka bisa memancarkan sinyal dengan jarak jauh (sampai beberapa meter) dan mengirim pesan kesatu sama lainnya.

Neuron terdiri dari tubuh sel (yang mengandung unsur penting sel seperti nucleus (menyimpan DNA), endoplasmic reticulum dan ribosomes (untuk membuat proteins) dan mitochondria (membuat energy). jika tubuh sel mati, neuron juga mati).

Tubuh sel neuron ini mempunyai saluran memanjang bernama Axon yang berfungsi membawa pesan elektrokimia (nerve impulse atau action potential) sepanjang sel, dan ujung-ujung neuron bernama Dendrites (ujung syaraf) yang mempunyai fungsi membuat neuron saling berhubungan dan berkomunikasi dengan sel lain, menerima pesan dari neuron lain dan merasakan lingkungannya. Neuron bisa mempunyai dendrites lebih dari satu.

Sel yang merelay sinyal antar neuron ialah interneuron. Setiap permukaan neuron mempunyai ruang sempit yang disebut Synapse, neuron berkomunikasi dengan neuron lainnya dengan memancarkan pesan kimia (vesicles) melalui synapse, lalu pesan ini ditangkap neuron lain dan diteruskan ke neuron lainnya, dan setelah sinyal sampai ke sel yang diinginkan, pesan kimia ini bisa kembali ke neuron asal.

Setiap 1 neuron bisa menjalin hubungan dengan lebih dari 10.000 neuron lainnya. Dan kalau kita bayangkan kerja sel-sel otak ini adalah seperti trilyunan orang yang saling memanggil dan berkomunikasi satu sama lainnya, akan sangat rumit, kompleks, dan sangat menakjubkan.

Semakin banyak sel-sel otak ini bisa menjalin hubungan dengan sel-sel otak lainnya, maka otak akan semakin aktif dan semakin bisa menggunakan semua fasilitas kemampuan tubuhnya lebih baik lagi (salah satunya jadi semakin pintar dan semakin sehat). Sebagai contoh Albert Einstein, setelah otaknya diteliti, ternyata bagian otak yang berhubungan dengan matematika dan bahasa, 15% lebih besar dari manusia umumnya.

Otak memerintah seluruh tubuh dengan mengirim sinyal-sinyal elektrokimia neurotransmitter ketubuh lewat jaringan syaraf yang menyebar dan menjangkau seluruh tubuh. Jaringan-jaringan syaraf ini akan menghubungi otak dengan seluruh sel, setiap kelenjar, senyawa kimia tubuh dan anggota-anggota tubuh.

Sinyal-sinyal neurotransmitter ini bertindak seperti utusan-utusan dari otak yang membawa perintah-perintah khusus kepada seluruh sel, setiap kelenjar, senyawa kimia tubuh dan anggota-anggota tubuh untuk melakukan reaksi / hal-hal yang dibutuhkan oleh tubuh sesuai dengan panduan rancang bangun genetik tubuh manusia DNA.

Begitu pula dalam hal produksi energy tubuh, otak memerintahkan dengan sinyal neurotransmitter ke setiap kelenjar dalam hal ini khususnya kelenjar hipotalamus dan pituitary untuk memproduksi enzim ATPase yang mereaksikan ATP untuk menghasilkan energy di tingkat sel.

‘Perintah’ sinyal neurotransmitter dari otak ini sangatlah penting dalam setiap reaksi sel dalam tubuh, temasuk dalam produksi energy, semakin aktif sel-sel otak, semakin kuat sinyal perintah neurotransmitter dan semakin bagus jaringan syaraf maka otak akan semakin bisa mengendalikan, memerintah, maupun menjangkau lebih banyak bagian tubuh dan tubuhpun akan bermetabolisme lebih bagus lagi.

Perumpamaannya adalah seperti telepon rumah, untuk membuat telepon rumah ada beberapa hal yang harus ada yaitu sentral telekomunikasi yang memancarkan sinyal listrik yang membawa kode digital suara, pesawat telepon rumah penerima yang bisa menerjemahkan kode digital sinyal aliran listrik menjadi suara dan saluran kabel yang menghubungkan keduanya.

Semakin kuat sinyal listrik yang dipancarkan dari sentral telekomunikasi, semakin cepat dan kuat arus listrik yang dialirkan kabel telepon yang menghubungi, dan semakin bagus pesawat telepon yang menerima, maka suara yang didengarpun akan semakin jelas dan jernih.

Begitujuga dengan energy tubuh manusia, semakin aktif sel-sel otak, semakin kuat sinyal perintah neurotransmitter yang dikirim otak dan semakin bagus jaringan syaraf yang kita punyai, maka semakin tubuh kita bisa menjadi lebih sehat, lebih kuat, termasuk lebih sakti !

Contoh lainnya adalah proses bagaimana kita lupa akan sesuatu yang pernah kita lakukan atau alami, sebetulnya memori / data rekaman kenangan tetap ada tersimpan diotak, tapi karena otak tak bisa mengirim sinyal perintah ke bagian otak tempat memori tersimpan, jadi otak tak bisa mengakses / mengingat data memorinya.

Dan karena sel-sel otak manusia umumnya yang aktif hanya sedikit (sekitar 2,5%) maka otak hanya mampu menjangkau dan mengendalikan sedikit sekali bagian-bagian tubuh termasuk ATP-ATPnya. Karena sinyal otak neurotransmitter yang dikirim tidak sampai kebagian tubuh dan ATP yang dikehendaki, dan metabolisme tubuh juga tidak mendukung., sehingga menyebabkan energy tubuh yang bisa digunakan dan dibangkitkanpun hanya sangat sedikit sekali (sekitar 2,5%) dari total cadangan energy dalam tubuh manusia.

Jika kita menggunakan seluruh otak yang kita punya (100%) kita akan menjadi sangat sakti, karena kita bisa membangkitkan semua cadangan energy tubuh yang kita punya.

Khalifah dimuka bumi

Sebetulnya saya pikir Nabi Adam,as (bapak pertama manusia) dan generasi keturunan beliau yang pertama, mereka mempunyai tubuh yang sedikit berbeda dan jauh lebih bagus dengan manusia sekarang, terutama dalam kemampuan otak dan energy mereka. Mereka bisa langsung mengakses ke energy tubuh mereka, membangkitkan dan mengerakannya dengan pikiran, karena otak mereka hampir 100 % aktif dan tubuh merekapun seluruh DNAnya juga aktif.

Allah SWT menciptakan Nabi Adam,as secara ‘langsung’ sehingga ‘buatan langsung’ Allah SWT tentu sangat luarbiasa (di Al Qur’an dijelaskan manusia telah diciptakan dengan bentuk fisik yang sebaik-baiknya dan paling sempurna dari mahluk lainnya) !

Ingat dalam Al-Qur’an dijelaskan Allah SWT mengajarkan ke Nabi Adam, semua ‘nama’ benda diseluruh alam semesta, dan bahkan mahluk Allah SWT lainnya sendiri disuruh sujud (sujud penghormatan bukan sujud menyembah) oleh Allah SWT kepada Nabi Adam,as.

“Nama” (Asma) dalam bahasa Arab disini pengertiannya saya pikir bukanlah cuma sekedar nama benda tapi juga meliputi semua informasi tentang benda tersebut yang membedakan benda itu dengan benda lainnya. Jadi mungkin Nabi Adam,as, dianugerahi kemampuan otak yang luar biasa (dimana beliau bisa menggunakan seluruh kemampuan otaknya) sehingga semua ‘informasi’ yaitu kandungan kuantitas & kualitas molekul, sifat reaksi ikatan antar atom, dll dari semua benda dialam semesta bisa diketahui sampai ketingkat atom-atomnya.

Jadi wajar kalau mereka mungkin sakti2, bisa terbang, bisa teleportasi (mungkin Nabi Adam,as dan isteri beliau Siti Hawa,as ‘turun ke bumi’ dari ‘surga’ dengan cara teleportasi / perpindahan materi dengan mendematerialisasikan tubuh, ingat ‘surga / jannah (jannah artinya suatu taman)’ disini bukanlah surga abadi yang akan di berikan untuk orang-orang beriman sesudah hari kiamat, mungkin ini ada disuatu tempat dialam semesta, karena surga yang asli telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, penduduknya tidak akan dikeluarkan, didalamnya tidak ada perkataan / pebuatan yang menimbulkan dosa).

Bahkan mungkin tulisan dan bahasa tidak digunakan oleh Nabi Adam,as, keluarga dan keturunan pertamanya karena mereka bisa langsung berkomunikasi dengan gelombang otak (pikiran) dari otak ke otak, salah satu buktinya ada di Kitab Perjanjian Lama (Taurat), disana dijelaskan bahwa manusia generasi pertama, mereka tidak mengenal bahasa dan tulisan karena berkomunikasi langsung dengan pikiran. Jadi mungkin mereka berkomunikasi cuma dengan saling pandang saja dan tanpa ada batasan jarak, dengan tanpa bicara sepatah katapun tapi masing-masing bisa memahami ide-ide komunikasi pikiran mereka. Menurut riwayat, manusia pertama yang mula-mula pandai menulis dan membaca adalah Nabi Idris,as, yaitu beberapa generasi keturunan setelah Nabi Adam,as. Dan wajar juga jika umur mereka bisa sampai ribuan tahun, Nabi Nuh diriwayatkan umur beliau sampai 950 tahun dan tubuh merekapun bisa sampai lebih dari 30 meter tinggi dan lebar 3,5 meter (di dekat Istana Pothala Tibet menurut satu buku, ada sepasang mayat ‘leluhur’ yang mempunyai ukuran tubuh lebih dari 4 meter dan berwajah mirip alien).

Logikanya kondisi dan cuaca alam dizaman Nabi Adam,as jelas berbeda dengan zaman sekarang, seperti suhu bumi masih sangat ekstrim, banyak dinosaurus / binatang buas raksasa yang berbahaya, sehingga kalau manusia tidak mempunyai tubuh yang sakti saya pikir sulit untuk bertahan hidup di masa itu dimana alat-alat modern sekarang belum ada. Mungkin inilah salah satu modal manusia pertama Nabi Adam, as yang ditugaskan menjadi seorang Khalifah dimuka bumi.

Junk DNA

Dan ada satu hal yang menarik yang bisa jadi bukti bahwa tubuh manusia sekarang berbeda dengan tubuh manusia generasi awal adalah dengan ditemukan bahwa tubuh manusia sekarang sebagian besar (sekitar 97%) DNAnya ternyata tidak memiliki kode informasi (non-coding DNA) dan hanya sebagian kecil (3%) yang punya !

Tubuh kita disusun dengan mempunyai panduan desain (blue print) yang tersimpan dalam kromosom sel kita dalam bentuk rantai double helix Deoxyribo Nucleic Acids (DNA). Tubuh mempunyai sekitar 3-4 juta genes dan setiap inti sel punya sekitar 100.000 gen. Genes ini yang bertanggungjawab atas semua aturan karakter tubuh (termasuk warna kulit-rambut-mata kita, tinggi-berat tubuh, sifat, dll ), penyusunan dan pengaturan fungsi organ tubuh, dan struktur genes, yang merupakan bagian paling sederhana dari system tubuh, dll.

Tapi pengetahuan tentang bagian system paling penting, pengaturan genes sendiri masih belum lengkap diketahui manusia sekarang. Kode bahasa genetic genes ini hanya diketahui orang sebagian kecil saja. Sampai sekarang, hanya sekitar 3% dari DNA yang diketahui fungsinya, sisanya 97% dari seluruh DNA tubuh manusia dianggap tidak mempunyai kode informasi (non-coding DNA), karena itu disebut "junk (sampah) DNA". Tapi scientists sekarang pada umumnya percaya bahwa DNA ‘sampah’ ini musti menyimpan sesuatu kode informasi. Tapi kode dan fungsinya belum diketahui sepenuhnya.

Ada 2 teori yang mencoba menjelaskan tentang kenapa tubuh terdiri dari sebagian besar non-coding DNA. Satu theory bilang bahwa non-coding DNA adalah "sampah" karena terdiri dari sequences (urutan) yang diproduksi secara acak sehingga kehilangan kemampuan meng’kode’kan atau genes hanya menduplikasi sebagian sehingga tidak mempunyai fungsinya.Theory kedua bilang bahwa non-coding DNA ini ‘egois’, karena DNA ini lebih suka mereplikasi lebih banyak dengan efisien dari yang coding DNA, walaupun ini tidak menghasilkan keuntungan selektif (yang sebenarnya cuma bersifat merusak karena tidak ada gunanya seperti benalu).

Tapi teori-teori ini sendiri punya banyak persoalan, sehingga tidak diacuhkan bahkan oleh yang membuat teori ini sendiri. Pertanyaan yang utama yang melawan teori “DNA sampah” dan “DNA egois” ini adalah “kenapa Tuhan yang Maha Sempurna menciptakan tubuh manusia terdiri dari sebagian besar DNA yang ‘cacat / rusak’, tidak mempunyai informasi (non-coding) sehingga tidak ada gunanya ?"

Anggapan bahwa sebagian besar dari DNA kita adalah ‘sampah’, telah mengabaikan fakta bahwa satu hal kunci organisme biologis adalah berupaya mengeluarkan energy yang seoptimal / seefisien mungkin. Untuk membawa sejumlah luar biasa banyaknya molekul (DNA) yang ‘tidak diperlukan’ jelas tidak efisien. Jadi tidak mungkin tubuh terdiri dari 97% DNA yang tidak ada fungsinya.

Bukti baru kini banyak mengindikasikan ada banyak fungsi-fungsi DNA ‘junk’ ini, termasuk panduan aturan gen yang bervariasi. Ini berarti bahwa yang dikatakan non-coding DNA ini ternyata mempengaruhi sifat genes, the "coding DNA", dengan cara-cara yang penting. Walau masih belum diketahui banyak tentang hubungan antara non-coding DNA dan genes DNA.

Penelitian terbaru oleh seorang ilmuwan muslim, Dr. Ahmad Khan, menemukan bahwa DNA yang disebut ‘junk’ ini ternyata bisa jadi merupakan rangkaian ayat-ayat Al Qur’an (di Al-Qur’an, Allah SWT telah menjelaskan ayat-ayat Allah selain ada dialam semesta juga ada dalam diri manusia). Kode-kode genetika rantai kodon di kromosom manusia yaitu: T, C, G, A masing-masing kode nucleotida akan membentuk huruf arab jika dirangkai dan membentuk ayat-ayat Al-Qur’an. Dan kini ia telah menemukan 1/10 dari Al-Qur’an di DNA manusia.

Jika kita bisa mengaktifkan non-coding DNA tubuh kita ini yang menyusun 97% DNA kita, kita mungkin bisa membuka pesan-pesan kode yang tersembunyi dan jika kita bisa memfungsikannya mungkin kita bisa memperoleh keuntungan yang sangat banyak.

Lalu pertanyaannya kenapa manusia sekarang tidak lagi mewarisi kemampuan tubuh yang hebat ini, dari leluhur kita Nabi Adam AS padahal kita semua adalah keturunan beliau ? jawabannya karena sifat manusia yang MALAS. Sifat manusia selalu ingin yang enak, mudah dilakukan, yang instan, dll, ini menyebabkan tubuh manusia bermutasi secara perlahan selama jutaan tahun menjadi berkurang kemampuannya, karena tubuh manusia cenderung jika tidak dipergunakan akan selalu menurun kemampuannya.

Contoh sederhananya adalah kalau kita malas berolahraga badan jadi lemas, lemah, dan gampang sakit jika dibandingkan kita sering olahraga. Contoh lain adalah warna kulit yang tadinya sama akhirnya bermutasi dalam jutaan tahun jadi berbeda-beda, ras Caucasian dan Mongoloid warna kulitnya putih cerah karena hidup didaerah 4 musim sehingga jarang terkena sinar matahari, jika dibanding ras Negroid dan ras Polynesia yang berkulit hitam dan gelap karena lebih banyak terkena sinar matahari. Dan karena ini berlangsung selama ribuan / jutaan tahun sehingga otak manusia dan DNA-nya yang aktif 100% kini tinggal jadi sekitar 2,5 -3% saja, sehingga energy tubuh yang bisa digunakan awalnya hampir 100% kini juga tinggal 2,5% juga.

Tapi terkadang setiap orang dalam keadaan terdesak bisa memakai energy tubuhnya lebih besar dari normal, seperti orang bisa lari sangat cepat ketika dikejar-kejar anjing, seorang ibu bisa mengangkat mobil untuk menolong anaknya yang kecelakaan. Atau dalam keadaan otak tertentu seperti tidur berjalan, trance, atau melepas sukma, sehingga orang bisa berjalan diatas air, melompati tembok setinggi 2 meter, dll.

Juga rahasia kenapa orang yang sering berkonsentrasi / fokus pikirannya bisa sakti (seperti wali, pendeta, pertapa, fakir, yogi, dll) atau misalnya Siddharta “Budha” Gautama yang bertapa di hutan dibawah pohon bodhi selama 6-7 tahun dan akhirnya mendapat “pencerahan” dan menjadi sakti.

Hal ini disebabkan karena dalam keadaan-keadaan tertentu diatas, otak bisa langsung mengirim sinyal perintah neurotransmitter ke ATP untuk menghasilkan energy dan otak bisa mengakses ke energy tubuh mereka dengan jalan pintas (shortcut) yang cepat tanpa proses reaksi kimia tubuh normal yang lebih lama dan lebih rumit (yang salah-satunya melibatkan O2 atau reaksi-reaksi kimia yang panjang).

Tapi memang keadaan diatas cuma berlangsung sebentar / sementara saja (tidak permanen) karena otak tak bisa mempertahankan hubungan dengan energy tubuhnya lebih lama lagi. Dan karena orang yang sering berkonsentrasi / fokus pikirannya sudah lama terbiasa demikian sehingga otak mereka telah membuat ‘saluran’ hubungan langsung yang lebih bagus dengan energy tubuhnya dan lebih permanen daripada orang pada umumnya, sehingga keadaannyapun permanen dan bisa dilakukan kapan saja mereka mau. Tapi jangan disangka hal ini gampang dilakukan karena mungkin perlu latihan bertahun2 atau bahkan puluhan tahun untuk menjadi seperti itu.

Pertanyaannya sekarang apakah kita bisa mengakses energy ditubuh secara langsung dengan cepat ? jawabannya BISA, tapi membutuhkan keadaan otak khusus tertentu sehingga bisa mengakses energy ditubuh secara langsung dengan cepat dan ini terasanya bahwa kita hanya akan MERASAKAN BAGIAN DALAM TUBUH SAJA (seperti urat, otot, pembuluh darah, tulang, dll) saja, sedang tubuh bagian luar (seperti kulit, daging bagian luar) tidak terasa sama sekali, dan ini cukup sulit dilakukan karena selain membutuhkan keadaan otak khusus tertentu juga membutuhkan konsentrasi yang bagus untuk mempertahankannya lebih lama.

SIFAT ENERGY TUBUH

Energy tubuh berasal dari proses kimia tubuh, dan karena sifatnya yang berbentuk energy sehingga bisa diubah-ubah sifatnya, energy tubuh bisa berupa energy panas yang terasa seperti hawa panas / dingin, bisa juga bersifat seperti listrik.

Dilihat dari sifatnya, energy tubuh ini bersifat 2 jenis yaitu panas dan dingin, dan kedua energy ini sama-sama dibutuhkan oleh tubuh manusia, karena jika salah-satunya tidak ada / kurang maka tubuh akan kehilangan keseimbangan metabolismenya, karena masing-masing mengimbangi dan saling melengkapi satu sama lainnya. Tubuh mempunyai dua mekanisme metabolisme yang walau berlawanan saling melengkapi, yaitu ada sistem tubuh yang meng’aktif’kan (misal seperti hormon adrenalin yang membuat tubuh siap sedia / waspada) dan ada juga sistem yang meng’pasif’kan (misal seperti hormon endorphin yang membuat tubuh ngantuk / relaks). Karena jika hanya ada satu sistem akan berbahaya bagi tubuh (tubuh akan lelah karena bekerja terus)

Dan semua hal yang dialam semesta ini juga selalu terdiri / terbagi dari 2 hal yang saling berbeda / berlawanan tapi saling melengkapi dan saling membutuhkan, seperti ada laki-laki–perempuan, baik-buruk, sehat-sakit, dll.

v Energy tubuh PANAS

Energy tubuh panas ini bila sudah bangkit / terbuat akan terasa seperti hawa (gas) panas yang memancar dan mengalir di dalam tubuh. Mirip dengan uap / hawa hangat yang terpancar keluar dari air mendidih.

Tubuh lebih banyak memfungsikan hawa panas ini menjadi ‘bahan bakar’ sel untuk bermetabolisme dan menjaga tubuh agar tetap hangat. Termasuk produksi hormon, dan enzim yang bersifat ‘aktif” seperti hormon adrenalin (yang membuat tubuh waspada, dan aktif), atau hormon seks (sehingga terkadang orang suka mendinginkan tubuh / ‘mandi air dingin’ untuk meredakan nafsu seksnya).

Energy panas bisa diproduksi dengan cara pengejangan tubuh sewaktu mengeluarkan napas, hal ini mungkin berkaitan dengan sifat energynya yang ‘aktif’ sehingga ketika tubuh dikejangkan waktu mengeluarkan napas, tubuh memproduksi energy panas.

v Energy tubuh DINGIN

Energy tubuh dingin ini bila sudah bangkit / terbuat akan terasa seperti hawa (gas) dingin yang memancar dan mengalir di dalam tubuh. Mirip dengan uap / hawa dingin yang terpancar keluar dalam lemari pendingin. Sekalipun tidak biasa terasa dalam keadaan normal, hawa dingin ini juga suka timbul bersama-sama dengan hawa panas ketika tubuh berusaha membunuh virus yang masuk dengan cara membuat suhu tubuh berubah-ubah (demam), karena virus tidak akan bisa hidup jika suhu tubuh berubah-ubah.

Energy dingin ini mempunyai sifat ‘pasif / yin’, sehingga berbeda dengan hawa panas yang bersifat ‘aktif / yang’, sehingga tubuh lebih menggunakan energy dingin ini untuk metabolisme sel dan produksi hormon / enzim yang bersifat ‘pasif’ seperti hormon noradrenalin yang membuat tubuh relaks, istirahat, dll.

Energy dingin yang berlebihan ditubuh bisa mengakibatkan metabolisme tubuh ‘melambat’, produksi hormone dan protein yang berkurang, dan hal ini menyebabkan kita bisa tidak punya nafsu selera atau impoten. Oleh karena itu energy dingin harus dimbangi dengan energy panas dalam kadar yang seimbang dalam tubuh.

Berbeda dengan energy panas, energy dingin bisa diproduksi dengan cara pengejangan tubuh sewaktu menahan napas, hal ini mungkin berkaitan dengan sifat energynya yang ‘pasif’ sehingga ketika tubuh dikejangkan waktu menahan napas, tubuh memproduksi energy dingin.

BANGKITNYA CADANGAN ENERGY TUBUH

Tanda dari cadangan energy tubuh (tenaga dalam) sudah bangkit / telah diproduksi adalah dengan terasanya semacam hawa yang memancar didalam tubuh, dan ada 2 jenis energy yang timbul tergantung dari pola latihan yang dilatih, bisa energy panas atau energy dingin.

Pertama kali yang paling awal terasa setelah berlatih biasanya badan menjadi hangat keringatan, dan capek, pegal, dan bosan tentunya. Setelah beberapa waktu kita berlatih, badan akan terasa semakin panas, dan berbeda dari sebelumnya yaitu mulai terasa ada semacam hawa panas (atau hawa dingin tergantung dari cara latihannya atau metabolisme tubuh orangnya) yang muncul di tubuh.

Biasanya yang paling sering terasa pertama kali ada di perut bagian bawah atau dari uluhati, mungkin ini sebabnya banyak orang menyangka sumber TD itu dari bawah perut (tantien / solar plexus) / uluhati, padahal bukan, tapi yang benar dari seluruh bagian sel tubuh manusia. Awalnya, hawa panas / dingin itu suka muncul atau hilang, tergantung dari konsentrasi kita, karena hawanya masih kecil. Lalu semakin lama kita berlatih semakin kuat hawa panas itu, dan juga hawa panas ini tidak mengalir jauh / statis.

Hal penting dalam latihan TD, yaitu kita harus konsentrasi yang kuat-kuat untuk merasakan energy kita walau sekecil apapun itu (kalau tidak terasa apa-apa, bayangkan saja dengan konsentrasi, bahwa hawa panas (atau dingin) itu mengalir seperti aliran listrik didalam tubuh, nanti lama-lama hawa panas akan mulai terasa.

Jangan terlalu mementingkan kejangnya, pengejangan hanya untuk membantu saja supaya energy bisa bangkit lebih cepat. Dan salah satu yang penting adalah kalau latihan TD, usahakan waktu menahan napasnya selama mungkin, supaya hawa panasnya bisa bangkit.

Jadi yang penting untuk yang baru belajar tenaga dalam ialah rasakan dulu hawa panasnya, jangan memikirkan yang lain, karena terkadang saya suka mendengar para pelatih mengajarkan kemurid pradasar, ucapan seperti: “putar hawa panasnya diuluhati”, “salurin saja TD ke pasien”, dll, hal ini tidak salah cuma musti dipikirkan juga apakah murid-murid pradasar itu sudah merasakan hawa panasnya atau belum ? kalau belum, apa yang mau diputar atau disalurin ? karena memutar dan menyalurkan hawa panas bagi yang baru berlatih itu sangat susah !

PENYALURAN / MENGGERAKAN ENERGY

Kenapa saya membedakan pembangkitan dan penyaluran ? karena setiap energy tubuh (hawa panas / dingin) yang telah terbuat, sifatnya cenderung stabil disel-sel tubuh tempat ia dibuat, sehingga energy itu harus di digerakkan / dialirkan ke bagian tubuh lainnya. Sehingga setelah bangkit, kini coba gerakkan hawa itu ketempat lain ditubuh

Biasanya yang paling banyak bangkit awalnya ialah pada daerah badan yaitu dada dan perut, karena metabolisme tubuh lebih banyak disana. Coba gerakkan hawa ini ke seluruh tubuh terutama anggota2 tubuh seperti kepala, tangan dan kaki.

Hal ini sangat penting supaya energy ini bisa semakin kuat dan bisa dipergunakan untuk hal-hal yang diperlukan seperti memecahkan benda2 keras atau untuk menyalurkan energy ke orang lain untuk pengobatan.

Menggerakan energy tubuh ini membutuhkan konsentrasi pikiran yang bagus, terutama ketika energy yang dimiliki masih kecil, kalau sudah besar energynya sih tidak terlalu perlu konsentrasi yang penuh.Dalam hal penyaluran / menggerakan energy ada 4 hal yang penting dilakukan adalah:

1. Menembus / membuka bagian dalam tubuh

2. Mempercepat dan memperbesar arus energy

3. Memusatkan energy ke satu bagian tubuh

4. Mengeluarkan energy keluar tubuh

MENEMBUS / MEMBUKA BAGIAN DALAM TUBUH

Untuk menggerakkan energy ke bagian tubuh yang lain, terlebih dahulu kita harus MENEMBUS bagian dalam tubuh kita, yaitu setiap aliran pembuluh darah, otot, urat dan tulang maupun kulit dalam tubuh kita yang masih TERTUTUP.

Semua bagian dalam tubuh ini harus kita tembus supaya energy kita bisa mengalir / bergerak ketempat yang lain. Ibaratnya seperti kita mau masuk dengan kendaraan kehutan belantara dimana kita harus lebih dahulu memotong pohon-pohon, semak-semak dan rintangan lainnya, agar kendaraan bisa masuk menembus kedalam hutan.

Begitupula bagian dalam tubuh manusia harus ‘ditembus / dibuka’ oleh energy dulu supaya energy bisa mengalir / bergerak didalam tubuh. Jadi kalau dikalangan persilatan dikenal istilah “dibuka jalur tenaga dalamnya” sebetulnya membuka bagian dalam tubuh manusia (yaitu setiap aliran pembuluh darah, otot, urat dan tulang maupun kulit dalam tubuh) ini cukup sulit dilakukan karena membutuhkan energy yang besar untuk membuka jalur-jalur energy di tubuh manusia dan ini sama saja dengan memberi energy TD kepada orang yang dibuka.

Jadi bukan “dibuka” diseperti istilah banyak perguruan silat yang sebenarnya cuma sekedar memperkuat tenaga metafisik saja, bukan membuka jalur-jalur energy tubuh (tenaga dalam) di tubuh seseorang dengan energy tubuh (TD).

Sedangkan orang yang mempunyai energy tubuh (TD) yang cukup besar untuk membuka jalur2 energy ini dizaman sekarang sangatlah jarang, karena berlatih tenaga dalam itu lebih sulit dan membutuhkan waktu yang lama jika dibanding dengan berlatih tenaga metafisik. Kenapa setiap pembuluh darah, urat, otot, masih ‘tertutup’ bagi energy tubuh sehingga kita harus menembusnya ? ini karena setiap proses pergerakan energy tubuh dikontrol dan diperintahkan otak dengan cara otak mengirim sinyal elektrokimia neurotransmitter lewat jaringan syaraf ditubuh ke energy tubuh untuk bergerak.

Dan sinyal otak ini belum bisa menjangkau atau sampai kesemua bagian tubuh yang dikehendaki, karena membutuhkan reaksi metabolisme tubuh yang mendukung dan ini yang menyebabkan jalur-jalur yang akan dilalui energy masih tertutup / masih susah ditembus. Dan semua bagian dalam tubuh yang dilalui energy ini baru ‘terbuka’ dan bisa dilalui energy setelah energy ini sendiri telah menembusnya / dilalui energy tubuh ini.

Ibaratnya seperti siaran TV jika pancaran siaran TV tidak sampai ke daerah TV kita berada, tentu TV kita tidak akan bisa menerima sinyal sehingga tidak akan ada gambar dan suaranya di TV. Oleh karena itulah FOKUS / KONSENTRASI PIKIRAN sangat PENTING dalam berlatih tenaga dalam, tanpa konsentrasi pikiran yang bagus, akan sulit bagi kita untuk menggerakkan energy ditubuh kita.

Proses menembus bagian dalam tubuh ini sendiri cukup sulit terutama kalau energy yang dipunyai masih kecil, dan bahkan untuk menggerakkan energy sejauh 1 cm saja bisa butuh beberapa hari, inipun kalau kita konsentrasi. Sekali energy kita bisa menembus bagian dalam tubuh, maka untuk selanjutnya energy akan lebih mudah bergerak / mengalir pada waktu yang lain. Ini disebabkan karena tubuh sudah ‘MENGINGAT’ sudah di tembus sehingga sinyal otak bisa lebih mudah sampai keenergy dan menggerakannya.

Jadi jelas membuka jalur-jalur energy didalam tubuh tidaklah mudah dan dibutuhkan usaha yang pelan-pelan dan secara bertahap, dan inilah yang menyebabkan jarang orang mempunyai energy tubuh yang besar karena membutuhkan usaha dan latihan bertahun-tahun baik untuk membangkitkan dan menggerakkan energy tubuh ini.

Lalu apakah tubuh manusia mempunyai jalur-jalur energy khusus seperti yang dikenal di ilmu accupuncture cina, yaitu garis-garis energy tubuh (meridian) ? sebenarnya tubuh sendiri tidak mempunyai jalur energy khusus seperti itu, karena energy tubuh bisa mengalir diseluruh bagian tubuh, dalam setiap aliran pembuluh darah, syaraf, urat, otot, tulang , daging ataupun kulit.

Setelah kita terbiasa menyalurkan energy tubuh, biasanya hawa panas yang timbul terkadang mulai “jalan-jalan” sendiri di tubuh, tanpa terkontrol, sehingga kadang-kadang badan / anggota badan (tangan/kaki) suka bergetar pelan dengan sendirinya.

MEMPERCEPAT & MEMPERBESAR ARUS ENERGY

Setelah energy tubuh (hawa panas / dingin) telah menjadi besar dan telah menembus bagian dalam tubuh, maka nanti ketika digerakkan akan terasa mengalir seperti ARUS LISTRIK dan sifatnya seperti energy listrik. Karena yang namanya energy tubuh yang mempunyai ion-ion yang bisa diubah-ubah sifatnya. Biasanya kalau sudah seperti ini kita akan semakin semangat berlatih, dan mengasyikkan, karena kita benar-benar mulai merasakan aliran dan hawa panas TD itu sendiri.

Kita mulai dapat menggerakkan hawa panas itu mengalir dengan cepat dan terasanya seperti aliran listrik yang mengalir di aliran darah tubuh dan bisa tersalur ke bagian badan yang kita inginkan (dengan semau kita) cuma dengan pikiran kita dan mengalirnya lebih jauh misal dari uluhati ke ujung jari tangan terus ke jari kaki terus ke kepala, dst.

Tentunya hal ini hanya bisa kalau ada 2 faktor yaitu, energy tubuh kita sudah lumayan besar (sehingga mudah untuk digerakkan), dan kita mempunyai konsentrasi yang cukup kuat untuk merasakan dan menggerakkan hawa panas itu.

Setelah tahap ini kita bisa menggunakan energy tubuh kita dengan tanpa banyak gerakan lagi (atau bahkan diam saja), tanpa pengaturan napas tertentu lagi (napas normal) dan tanpa pengejangan, karena latihan kita sudah FULL MIND CONTROL (PENGENDALIAN PIKIRAN), yaitu digerakkan dengan fokus pikiran karena energy tubuh kita sudah besar sehingga mudah dibangkitkan atau digerakkan dengan pikiran. Malah terkadang kalau pakai pengaturan napas atau dengan bergerak, suka kagok (jadi gak konsentrasi), tapi jelas hal ini hanya bisa dan boleh dilakukan oleh yang sudah mempunyai energy tubuh yang besar.

Jadi jangan heran kalau orang-orang yang sakti dan besar tenaga dalamnya, mereka berlatih tenaga dalam dengan cuma pengendalian fokus / konsentrasi pikiran saja dalam membangkitkan dan mengerakan energy tubuhnya.

Jadi kalau kita berlatih jangan cepat bosen, karena kalau kita sudah mencapai tahapan ini, maka kita akan semakin enjoy dan semakin enak latihannya, karena pada tahapan ini kita sudah mulai bisa mengendalikan energy seperti kalau kita lihat di film-film silat. Jadi kalau kita suka lihat di film silat si pendekar-nya kalau mengerahkan energy suka digambarkan aliran energy tubuhnya seperti aliran listrik / hawa panas yang menjalar di sekujur tubuhnya memang dikehidupan nyata benar-benar seperti itu.

MEMUSATKAN ENERGY KE SATU BAGIAN TUBUH

Hal lain yang sangat penting dan sangat sulit dilakukan dalam berlatih ialah memusatkan seluruh cadangan energy tubuh hanya disatu bagian tubuh saja dan ini membutuhkan konsentrasi pikiran yang sangat bagus.

Tujuannya supaya energy yang dimiliki bisa lebih besar daya kekuatannya dari jika tidak difokuskan. Karena setiap hal yang difokuskan akan menghasilkan daya yang lebih besar dari jika tidak fokus, misalnya saja, cahaya (yang relatif tidak berbahaya) jika difokuskan akan menjadi sinar laser yang bisa memotong besi.

Begitupula energy tubuh jika difokuskan akan menghasilkan daya kekuatan yang lebih besar sehingga untuk menghancurkan benda keraspun akan jauh lebih mudah. Karena ketika menghancurkan benda2 keras, yang menghancurkan itu adalah ENERGY yang terdapat dalam tubuh, bukan tubuhnya (bukan otot, tulang ataupun daging tubuhnya) tapi energy yang terkandung di tubuh (ditangan kalau memukul, dikaki kalau menendang, dll).

Ingat ! kita disini sedang melatih ENERGY tubuh (bukan tubuhnya, bukan otot, bukan tulang, bukan kulit, dll), tapi ENERGY ! Shalat pun sebetulnya kalau kita betul-betul fokus fikirannya dan dilakukan dengan sikap yang dicontohkan Rasul SAW, maka otomatis energy tubuh kita akan terlatih. Pada tahap ini indera ke-6 dan kepekaan kita akan meningkat cepat sekali terkadang kita bisa merasakan energy orang lain dengan otomatis dari jarak jauh seperti ketika bertemu dengan kita.

MENGELUARKAN ENERGY KELUAR TUBUH

Untuk mengeluarkan energy tubuh keluar dari tubuh membutuhkan energy yang besar dan setiap bagian dalam tubuh sendiri harus sudah tertembus setiap jalur-jalurnya sampai kekulit sehingga energy bisa keluar dengan lancar dan ini tidaklah mudah.

Untuk mengetahui apakah kita sudah bisa menyalurkan energy keorang lain salah satunya adalah dengan mengeluarkan hawa panas (atau kalau kita berlatih TD dingin maka yang keluar akan sebaliknya yaitu hawa ingin) keluar telapak tangan, yang nantinya di kulit orang yang disalurin energy akan terasa hangat dan semakin hangat kulitnya berarti energy kita sudah tersalur keorang tersebut.

Jadi kalau mau nyalurin TD keorang lain itu jauh lebih sulit, kecuali kalau TD yang dipunyai sudah besar kekuatannya yaitu sudah terasa seperti aliran arus listrik, kalo masih kecil jangan harap bisa salurin TD ke orang lain (walaupun ada ilmu TM penyedot TD).

Kalau kita salurkan energy keluar tubuh misal tangan maka dari telapak tangan akan terasa ada hawa panas yang terpancar keluar, jadi kalau akang-akang suka lihat film Dragon Ball, lihat Son Goku mengerahkan jurus Kame Hame-nya, suka terlihat semacam bola energy keluar dari telapak tangannya, atau ditembakkan seperti laser itu memang ada seperti itu di kehidupan nyata kalau kita mempunyai energy tubuh yang sangat besar, tapi yah orang yang punya TD sebesar ini sangat jarang sekali (SAYA BELUM BISA seperti itu, masih jauhlah, TD saya masih kecil sekali !)

Biasanya kalau sudah berlatih berjam-jam, badan akan terasa seperti “berenang di kolam energy” karena badan itu dipenuhi aliran energy yang mengalir terus-menerus seperti aliran listrik dan badan seperti terendam hawa panas yang mengalir kesana kemari dalam tubuh, jadi kalau untuk tarung kita akan kuat digebukin belasan orang dan kecepatan gerak kita akan semakin cepat. Kadang-kadang seperti merasa jadi “Super Saiyan” di film Dragon Ball itu, karena dari badan suka terasa hawa hangat yang terpancar keluar tubuh kita (walau masih lemah sekali).

Bila sudah besar energy tubuhnya, kita bisa memanaskan air dengan hawa panas TD kita tanpa menyentuh air itu, dan bahkan saya pernah baca dimajalah, demontrasi seorang biksu shaolin baru2 ini di biara shaolin, ia waktu itu dites seorang wartawan barat untuk unjuk kemampuan TD, lalu si biksu mengarahkan telapak tangannya ke lengan atas si wartawan tanpa menyentuh (dari jarak1-3 cm) lalu telapak tangan sibiksu digerakkan kebawah, lalu siwartawan merasakan dari telapak tangan sibiksu keluar hawa panas yang membuat darah siwartawan tersedot kebawah seakan2 tumpah ketelapak tangannya. Tapi SAYA BELUM BISA seperti itu, TD saya masih kecil sekali.

PENYIMPANAN & PENGENDAPAN ENERGY

Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan ialah energy tubuh setelah terbentuk dari reaksi kimia ATP mempunyai kecenderungan untuk “mengendap” lagi atau tersimpan disel dalam bentuk ATP lagi. Ketika sel telah kelebihan energy, kelebihan energy ini akan disimpan lagi dalam sel dengan mereaksikan ADP dan phosphate dengan membentuk kembali ATP (prosesnya dibalik).

Energy potensial hasil dari penyimpanan ini akan aktif lagi terurai jadi energy yang siap digunakan ketika otak kita (dengan pikiran) mulai menggunakannya lagi, ATP ini akan diuraikan lagi menjadi energy. Jadi sekalipun kita selama beberapa waktu tidak latihan tenaga dalam, energy yang kita punya TIDAK AKAN HILANG, tapi tersimpan lagi menjadi ATP.Kenapa hal ini terjadi ? karena tubuh manusia sangat canggih, ketika tubuh kelebihan energy dan kelebihan energy ini tidak digunakan oleh tubuh maka kelebihan energy ini akan secara otomatis disimpan lagi di sel.

Karena itulah biasanya orang yang berlatih tenaga dalam lalu kemudian tidak berlatih / menggunakan energy tubuhnya selama beberapa waktu, kelebihan energynya akan ‘mengendap / tersimpan’ dalam sel dalam bentuk ATP lagi, dan ia perlu waktu untuk membangkitkan energynya lagi. Karena itu kalau kita melatih energy tubuh harus rutin tanpa ada jeda waktu yang lama supaya energynya tidak menjadi ‘mengendap’.

Lalu apakah setelah kita latihan, energy perlu dikumpulkan di suatu bagian tubuh misal perut ? sebetulnya tanpa disimpan di bagian tubuh tertentupun, energy ini secara otomatis akan tersimpan sendiri disel, tapi untuk memudahkan pemusatan energy, kita lebih baik mengumpulkan energy kita setelah latihan.

REGENERASI ENERGY

Dan salah-satu hal yang menarik dari system energy tubuh kita adalah tubuh mempunyai kemampuan untuk me’regenerasi’ (memproduksi ulang) energy. Ketika tubuh kekurangan energy, seperti ketika kita mengeluarkan energy keluar tubuh atau memberikan energy kita keorang lain (misalnya mengobati) atau disalurkan kebenda, tubuh yang berkurang energy sebesar energy yang di keluarkan akan secara otomatis akan memproduksi energy lagi untuk mengisi kekurangan energynya.

Contohnya ketika kita kelelahan dan kekurangan energy setelah berolahraga, biasanya setelah istirahat sebentar, tubuh kita akan me’recharge’ / memproduksi energy lagi secara otomatis, sehingga kita akan merasa kuat dan segar bugar lagi.

Hal ini disebabkan karena tubuh secara otomatis akan ‘MENGINGAT’ ATP-ATP yang telah terurai menjadi energy dengan memproduksi PROTEIN dan ENZIM KHUSUS yang akan mengingat sifat dan kuantitas ATP-ATP yang telah terurai jadi energy, sehingga ketika ATP-ATP ini diuraikan jadi energy lagi, prosesnya akan jauh lebih CEPAT dari ATP yang sama sekali belum pernah terurai sebelumnya.

Jadi kita tidak perlu latihan dari awal lagi, cukup latihan sebentar (atau bahkan diam saja), sehingga ketika energy dilatih lagi, tubuh dengan cepat akan memproduksi (meregenerasi lagi) energy sebesar energy yang telah dimiliki sebelumnya. Jadi jangan khawatir energy tubuh kita habis kalau kita memberi energy tubuh ke orang untuk pengobatan atau sehabis memenghancurkan benda keras.

PERBEDAAN TENAGA DALAM DAN TENAGA METAFISIK

Perbedaan tenaga dalam & tenaga metafisik yang utama yaitu:

1. Kalo tenaga dalam (energy tubuh) itu jelas terasanya didalam tubuh (terasa mengalir dan memancar dialiran darah, syaraf, pembuluh nadi, kulit dan lain-lain), kalo tenaga metafisik terasanya diluar tubuh (diluar kulit). Terasanya tenaga metafisik (sebenarnya tenaga metafisik juga merupakan energy tubuh) atau yang dinamakan orang dengan Aura itu seperti energy yang memancar diluar tubuh seperti atmosfir melindungi tubuh, kalau kita konsentrasinya sudah bagus bisa merasakan pergerakan molekul-molekulnya. Kalau TM itu tidak keluar dari dalam tubuh, tapi dari luar tubuh seperti ilmu saepi geni yang bisa mengeluarkan hawa panas dari tapak tangan yang bisa menghanguskan orang.

2. Tenaga dalam (energy tubuh) itu kalo udah besar bisa langsung kerasa oleh orang lain (efeknya langsung terasa oleh tubuh), dan bisa dicoba dengan alat ohmmeter jadi jelas sekali ada efeknya (bisa kelihatan efeknya) seperti mukul orang ada angin pukulan yang kencangnya (TM ngga ada angin pukulan).

Catatan

Kesimpulannya, kita harus selalu menambah ilmu pengetahuan kita sebanyak mungkin, semakin kita tahu akan sesuatu maka kita akan bisa membuat hidup kita lebih baik dan lebih mudah lagi. Begitu juga dengan pengetahuan kita akan energy tubuh manusia ini, semakin kita mengetahui tentang energy tubuh kita, kita akan semakin bisa meningkatkan seluruh kemampuan tubuh dan energy tubuh kita dengan lebih baik lagi.

Jadi kunci pembuka kesaktian itu adalah SCIENCE (ilmu pengetahuan) bukan cara-cara yang nggak nyambung yang dilakukan dengan yang diinginkannya (seperti puasa, wirid beribu-ribu ayat, gerak sana gerak sini, dll, sambil dia sendiri nggak mengerti bagaimana proses detail dari manfaat hal yang dilakukannya).

Inilah yang sering terjadi dimasyarakat, saya juga kalau mau melatih seseorang, saya hanya mengajarkan apa yang saya tahu betul proses detail dari yang akan saya ajari dan pernah mengalaminya, jika tidak, saya tidak akan mau mengajari karena takut salah (kasihan yang diajari).

Jadi kalau mau mengajari tenaga dalam (ataupun kemampuan tubuh lainnya) keorang lain, yang pertama kali harus diajari adalah SCIENCE, ilmu biologi, kedokteran, fisika, dll. Dan setelah mengerti betul proses yang mendasarinya, baru ajari latihan tenaga dalamnya. Kalau nggak begini nantinya kasihan yang diajari, insya Allah, tidak akan maju-maju dan suka melenceng kearah yang aneh-aneh (misal bertapa, campur jurus ini itu, dll).

Jelas tulisan saya pasti akan banyak kesalahan, dan kekurangan, karena itu, silahkan tulisan saya ini dikritik, dikoreksi, dan lain-lain tanpa melibatkan emosi berlebihan, karena yang bebas dari kesalahan dan kekurangan hanyalah Allah SWT.